Rabu, 26 Maret 2014

Kerja Menyenangkan dan Disenangi



 
       I.            4 Tips Bikin Karyawan Setia dan Senang dengan Pekerjaannya
Kesuksesan satu perusahaan tak hanya karena kelihaian  bisnis sang pemilik. Bagaimana ia mengelola hubungan dengan para pekerja ikut menentukan usaha yang digelutinya maju atau tidak. Itu karena pekerja yang sehari-hari membantu sang pemilik menjalankan bisnis.
Melansir laman Inc.com, Jumat (27/12/2013), pendiri perusahaan AnswerLab, Amy Buckner Chowdhry tahu tentang bagaimana membuat orang bahagia dan setia bekerja di perusahaannya.
Chowdhry tidak hanya menggunakan orang-orang terampil untuk membantu menjaga klien perusahaannya puas.
Dia juga bekerja keras untuk memastikan pekerja AnswerLab senang dengan pekerjaan mereka. Akibatnya, "kita melihat retensi yang sangat tinggi dari karyawan kami," kata Chowdhry.
Berikut adalah empat cara untuk membantu pekerja bertahan untuk jangka panjang di perusahaan Anda:

1. Pikirkan tentang karir mereka
Karyawan ingin tahu bahwa mereka memiliki masa depan di perusahaan, sehingga fokus pada karir sangat penting. Menciptakan lingkungan kerja yang positif hanya sebuah awal.
Dengan kata lain, fokus pada kemajuan karir hanyalah awal membantu karyawan merasa di rumah di sebuah perusahaan.

2. Mendorong pekerja terus belajar
Memberikan pembelajaran tidak lebih dari sekedar membuat karyawan merasa dihargai. Itu juga manfaat bagi perusahaan meskipun secara tidak langsung. Dari sini, pekerja akan belajar lebih banyak tentang pengalaman-pengalaman.

3. Jaminan  kesehatan
Seorang pekerja  yang sehat adalah mereka yang bahagia dan lebih produktif. Perusahaan perlu berinvestasi dalam menjaga staf mereka tetap  baik.

4. Bantu mereka memberi kembali
Menghubungkan pekerja dengan masyarakat luas adalah cara lain untuk membantu orang merasa bahwa mereka adalah bagian dari sesuatu yang lebih besar dari diri mereka sendiri. Perusahaan bisa mendorong para pekerjanya  untuk menyumbangkan waktu dan keterampilan untuk tujuan mulia.
    II.            5 Tipe Pegawai yang Tak Disukai Bos
Seperti dikutip dari Inc.com, Kamis (27/3/2014), tingkah sebagian pegawai di kantor ternyata bisa membuat atasan merasa jengkel. Tak jarang, atasan di kantor bisa merasa jengah jika pegawai tersebut terus mengulangi tingkahnya.
Hati-hati, Anda bisa jadi memiliki karakter yang menjengkelkan tersebut. Sebagai informasi, berikut lima tipe karyawan yang tidak disukai bos di kantor:
1. Sering telat
Pegawai yang satu ini sering datang terlambat ke kantor. Bahkan jika ada rapat yang dimulai pukul 9.00, dia biasanya mengulur waktu dan baru tiba di ruang pertemuan 15 menit dari jadwal. Biasanya, dia memiliki kredibilitas yang tinggi, tapi sayang karyawan lain terpaksa harus menunggu karena kebiasaan buruknya.
2. Cengeng
Entah apa pemicunya, terdapat sejumlah karyawan yang masih bertingkah seperti anak-anak di kantor. Baginya, semua tampak tak adil dan sering merengek pada atasan. Dia selalu merasa teman-temannya di kantor tidak bekerja sekeras apa yang dilakukannya. Karyawan yang satu ini sering merasa dirinya diperlakukan tidak adil meski kenyataannya tidak begitu.
3. Pemalas
Tipe pegawai yang satu ini hampir tidak pernah menuntaskan pekerjaannya dengan baik. Selalu ada saja masalahnya sehingga membuat karyawan lain terlibat menyelesaikan tugas-tugasnya. Tak heran, banyak atasan yang tidak menyukainya.
4. Jenius yang tak pandai bergaul
Bukan rahasia lagi, para jenius biasanya jarang mampu bergaul dengan baik. Dia biasanya cerdas dan pandai bekerja, tapi sayang dirinya sama sekali tidak memahami kehidupan sosial. Bahkan tak jarang, dia mengatakan hal yang tak pantas bagi orang lain.
5. Tak mau dikritik
Ada juga pegawai yang sama sekali tidak mau dikritik dan selalu ingin memperoleh tanggapan positif dari orang lain. Bahkan dirinya sering menangis jika memperoleh kritik dari orang lain.
Kadang pegawai dengan tipe ini menargetkan hal-hal yang terlalu tinggi. Jika tidak memperolehnya, dia akan menyalahkan orang lain. Dia selalu ingin terlihat baik di hadapan rekan kerja atau bos di kantor.
 III.            6 Tips Menjadi Pegawai Manis di Kantor
Melansir Magforwomen, Jumat (28/2/2014), banyak orang menilai pribadi berdasarkan cara bersikap dan kepribadian seseorang di kantor. Mengingat besarnya peranan sikap kerja dalam membentuk karakter pribadi, berusahalah untuk senantiasa bersikap baik di kantor. Lagipula, tempat kerja yang baik tergantung pada bagaimana diri Anda bersikap. Jika Anda bersikap baik, orang lain juga akan melakukan hal yang sama. Lantas bagaimana agar bisa menjadi pegawai yang baik? Berikut enam tips agar Anda bisa menjadi pegawai yang manis di kantor:
1. Tersenyum
Selalu tersenyum dan memasang wajah ramah dapat membuat orang mudah mengenali Anda. Tersenyum dan menganggukan kepala saat berpapasan dengan rekan kerja di kantor dapat menunjukkan keramahan Anda.
2. Selalu mengucapkan terima kasih
Anda harus belajar berterimakasih kepada siapapun yang telah berkontribusi atau membantu pekerjaan Anda. Ucapan terima kasih dapat membuat orang lain merasa Anda memang benar peduli padanya.
3. Menghargai orang lain di kantor
Salah satu hal penting yang jarang terjadi di tempat kerja adalah menghargai pekerjaan orang lain. Penghargaan tak selalu harus naik jabatan tetapi apresiasi yang tulus sehari-hari. Saat Anda memberikan apresiasi dengan sepenuh hati, orang-orang di kantor akan memandang Anda sebagai pegawai yang baik.
4. Jangan suka berisik di kantor
Untuk bersikap manis, Anda tak perlu berteriak-teriak atau berbicara seolah ingin di dengar semua orang di kantor. Saat ingin berbicara dengan rekan kerja, sebaiknya hampiri dan sampaikan maksud Anda baik-baik. Selain itu, jangan berdandan atau berpakaian secara berlebihan karena dapat mengundang pembicaraan negatif dari orang lain.
5. Jangan membicarakan orang lain di belakang
Hindari merusak kepercayaan orang lain dengan membicarakan tentang kekurangannya di belakang. Jika seseorang bertanya tentang rekan kerja lain di kantor, bersikaplah diplomatis dan jangan menyampaikan berbagai hal yang bisa menjelek-jelekkannya.
6. Jangan suka bergosip
Bersikap baiklah pada seluruh rekan kerja di kantor. Jangan bergosip tentang teman kerja di kantor dengan orang lain. Belajarlah untuk bekerja dengan baik dan tidak bergosip tentang siapapun di kantor.


 IV.            7 Tanda Pegawai Layak Pecat
Memecat karyawan seringkali menjadi tugas terberat atasan. Tapi kadang langkah itu justru menjadi keputusan penting yang harus dilakukan untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Mengutip Business Insider, Selasa (25/2/2014), para pegawai yang cenderung menganjal laju perputaran bisnis perusahaan sebaiknya tidak dipertahankan. Apalagi jika keputusan menahan pegawai hanya didasarkan pada faktor belas kasihan.Imbasnya, pegawai yang sebetulnya layak dipecat tersebut hanya akan menjadi penghalang majunya perusahaan. Untuk menghindarkan diri dari kemungkinan terperangkapnya Anda dalam masalah ini, berikut tujuh tanda pegawai yang memang layak dipecat:
1. Tidak memenuhi ekspektasi perusahaan
Pegawai yang terlalu sering menguras perhatian Anda sebagai atasan dan banyak meminta bantuan pada rekan kerjanya merupakan salah satu tanda dirinya tidak cukup mampu bekerja di kantor. Dirinya bisa jadi hanya membuang waktu dan uang perusahaan.
2. Sering mangkir tugas
Sikap positif para pegawai seringkali berperan sebagai nafas perusahaan. Akan tetapi jika pegawai Anda mulai bicara hal-hal negatif soal atasan dan mengabaikan perintah pimpinan, mungkin ini saatnya untuk mengucapkan selamat tinggal.
3. Tidak mau berubah
Perubahan merupakan hal yang biasa di setiap perusahaan khususnya yang tumbuh dengan cepat. Tetapi jika karyawan tidak mampu mengikuti perubahan tersebut, sebaiknya relakan saja dirinya untuk mencari pekerjaan lain.
4. Tidak punya motivasi
Perasaan dan sikap negatif dapat menyebar dengan cepat dalam sebuah tim kerja di kantor. Maka penting bagi setiap atasan untuk memecat karyawan yang seringkali mengeluhkan tugas tambahan bagi dirinya. Sebaiknya lepaskan saja pegawai yang tidak punya ketertarikan para perusahaan atau pekerjaannya.
5. Sering membuang waktu
Sering datang terlambat ke kantor merupakan salah satu contoh pergawai yang tidak menghargai waktu dan perusahaan. Tak peduli betapa berbakatnya pegawai tersebut, jika dia sering membuang waktu dengan datang terlambat, menghentikan karirnya di perusahaan merupakan cara terbaik.

6. Kepribadiannya tidak sesuai dengan tugas-tugas di kantor
Para atasan seringkali merekrut karyawan karena kemampuannya. Tetapi kadang kepribadiannya tidak sejalan dengan perusahaan. Karena dia hanya akan memperlambat laju pertumbuhan perusahaan, sebaiknya hentikan saja.
7.  Perusahaan tidak lagi membutuhkan pegawai tersebut
Kadang bisnis Anda melambat karena terganjal pegawai yang tidak mampu lagi mengemban tugas dengan baik. Saat itu, dirinya sudah tak lagi membantu perusahaan maka lepaskan saja.

    V.            9 Tanda Anda Harus Mencari Pekerjaan Lain
Tak semua pekerjaan dapat menjadi karir impian seseorang. Seringkali pegawai terjebak pada satu pekerjaan yang seharusnya tidak dipertahankan karena berdampak negatif pada dirinya. Bukan tidak mungkin jika pekerjaan yang Anda lakoni saat ini tanpa terasa berdampak negatif pada kesehatan, sikap dan kepribadian. Hati-hati, itu bisa menjadi salah satu tanda bahwa Anda harus segera melepaskan pekerjaan tersebut.
Untuk mengetahuinya, berikut sembilan tanda Anda harus mulai mencari pekerjaan lain seperti dikutip dari Business Insider, Senin (24/2/2014):

1. Tak ada lagi yang bisa dipelajari
Bekerja sepatutnya dapat menambah sekaligus mengasah kemampuan pribadi Anda. Namun jika Anda tidak lagi dapat mempelajari hal baru dari pekerjaan Anda, sebaiknya Anda meninggalkan posisi tersebut.

2. Kemampuan Anda terlalu tinggi
Jika Anda menyadari memiliki kemampuan yang terlalu baik untuk tugas-tugas Anda sekarang, carilah pekerjaan lain yang lebih sesuai. Banyak pekerjaan lain yang membutuhkan kualifikasi pegawai sehandal milik Anda.

3. Anda membenci pekerjaan tersebut
Beberapa pekerjaan merupakan batu loncatan dalam karir Anda dan tentu saja memerlukan pengorbanan untuk meraihnya. Sementara sebagian lainnya, hanyalah pekerjaan yang berdampak negatif pada kepribadian Anda. Maka renungkan dengan baik saat Anda merasa membenci pekerjaan yang tengah dilakoni.

4. Bos di kantor tidak menyenangkan
Bos yang buruk seringkali senang menyiksa karyawannya, angkuh dan tidak bisa bekerjasama dengan baik. Seringkali sikapnya mempengaruhi produktivitas dan kebahagiaan Anda. Saat itu, sebaiknya relakan saja pekerjaan tersebut.

5. Kesehatan Anda sering terganggu
Rasa tidak bahagia saat bekerja dapat muncul dalam berbagai wujud. Salah satunya adalah kesehatan yang sering terganggu seperti sakit kepala, serangan panik dan keluhan sepele lainnya. Jika Anda sering mengalaminya, carilah pilihan pekerjaan lain.

6. Perusahaan mulai pailit
Saat perusahaan mulai menunjukkan gangguan keuangan, atau gejalan finansial lain yang mengancam stabilitas bisnisnya, tak ada pilihan lain kecuali meninggalkannya.

7. Hubungan pribadi terganggung karena pekerjaan
Menghabiskan waktu berjam-jam di kantor dapat menjauhkan Anda dari keluarga dan sahabat terdekat. Ingat, hal itu tidak bisa dibayar dengan apapun, jadi sebaiknya carilah pekerjaan lain yang dapat menyediakan lebih banyak waktu luang.

8. Pekerjaan semakin banyak tapi gaji tetap
Dalam sebagian besar kasus, peningkatan beban kerja diiringi dengan kenaikkan gaji.  Tapi jika pekerjaan Anda semakin menumpuk dengan pendapatan yang masih sama, pekerjaan lain mungkin bisa menjadi jalan keluar.

9. Bangun tidur penuh kecemasan
Bangun setiap pagi dengan tidak tenang dan dihantui kecemasan merupakan salah satu tanda lain untuk segera berhenti kerja. Merasa dihantui oleh pekerjaan sepanjang hari merupakan salah satu isyarat kuat untuk melepas pekerjaan tersebut.(Sis/Shd)















VI.            6 Alasan Lebih Baik Meniti Karir di Perusahaan Besar

Setelah menyelesaikan program studi selama bertahun-tahun dan tiba waktunya memasuki dunia kerja, banyak orang dibuat bingung memilih perusahaan yang tepat untuk meniti karir. Pilihan antara bekerja di perusahaan berskala kecil atau besar seringkali menjadi pertimbangan utama para pelamar kerja. Berkaca dari pengalaman penulis buku `Hire With Your Head`, Lou Adler, tersingkap bahwa bekerja di perusahaan besar dapat memberikan banyak keuntungan bagi para calon tenaga kerja baru. Perusahaan besar dapat menjadi batu loncatan untuk para peniti karir guna meraih kesuksesan di masa depan. Selain itu, para tenaga kerja baru juga dapat memperoleh pengalaman berharga dibandingkan yang tersedia di perusahaan berskala kecil.
Berikut enam keuntungan mengawali karir di perusahaan besar seperti dikutip dari Business Insider, Selasa (7/1/2014):

1. Lebih banyak peluang karir yang tersedia
Perusahaan besar menyediakan lebih banyak peluang karir bagi Anda. Menyelesaikan serangkaian pekerjaan biasa di perusahaan kecil tidak akan sama hebatnya dengan mengalami kenaikan jabatan dan mengemban tugas khusus di perusahaan yang lebih besar.  Kuncinya, raih pengalaman bekerja selama 2-3 tahun di perusahaan besar saat baru mengawali perjalanan karir pribadi.

2. Anda akan membangun jaringan yang lebih kuat untuk karir di masa depan
Setiap manajer HRD akan memberitahu Anda bahwa karyawan terbaiknya berasal dari perusahaan-perusahaan besar. Meskipun Anda dapat membangun jaringan di perusahaan kecil, tapi Anda bisa memperoleh lebih banyak rekanan kerja yang lebih baik di perusahaan besar. Berkesempatan untuk bekerja dengan para eksekutif senior dan para pemimpin besar akan membuka banyak pintu untuk karir Anda di masa depan. Sayangnya, Anda tak akan pernah memperolehnya dengan terlebih dulu bekerja perusahaan kecil.

3. Anda akan sangat dibutuhkan perusahaan kecil
Perusahaan-perusahaan kecil selalu mencari tenaga kerja berbakat untuk membantunya tumbuh lebih besar. Akibatnya, perusahaan kecil selalu mencari karyawan berpengalaman dari perusahaan besar. Untuk itu, tentu saja, Anda perlu memulai karir dari perusahaan ternama.

4. Membuat keahlian pribadi jauh lebih berkembang
Meskipun seringkali harus bergelut dengan pekerjaan sulit di perusahaan ternama, tetapi pembelajaran dan pengalaman yang diperoleh dapat menjadi sangat bernilai bagi karir Anda suatu hari nanti. Sementara berada di dalamnya, dapat membuat Anda memperoleh kemampuan untuk belajar dan mengembangkan bakat dan kehalian yang dimiliki.
Berbekal keahlian dan pembelajaran tersebut, Anda akan dapat dengan mudah melamar pekerjaan di perusahaan lain yang lebih besar.

5. Meraup banyak pengalaman berharga
Sejumlah pegawai yang baru bekerja 1-2 tahun di perusahaan besar mengaku mendapatkan pengalaman hebat di perusahaan besar. Karyawan-karyawan tersebut bekerja dengan para pejabat senior, profesional dan teknologi yang canggih dalam menyelesaikan tugas-tugasnya. Pengalaman tersebut nyaris tak mungkin diperoleh di perusahaan kecil.

6. Memperoleh banyak pendidikan dan pelatihan
Banyak perusahaan besar yang menawarkan program rotasi guna membiarkan para pekerjanya bertugas di posisi yang berbeda-beda. Selain itu, perusahaan juga menyediakan pelatihan bagi para pegawai baru. Hal tersebut jarang ditemukan di perusahaan berskala kecil.


VII.            9 Jalan Menjadi Hartawan
Meningkatnya biaya hidup seperti makanan, tempat tinggal, transportasi, dan biaya kesehatan dalam beberapa tahun terakhir telah membuat pusing sebagian besar masyarakat di negara manapun. Tak heran jika banyak masyarakat bermimpi bisa menjadi miliarder yang seolah menjalani hidup tanpa perlu lagi memikirkan kenaikan biaya hidup tersebut. Mengutip petuah dari Steve Tobak, salah seorang mantan senior eksekutif dengan pengalaman 20 tahun di industri teknologi, sebetulnya tak ada rahasia khusus untuk bisa menghasilkan pundi-pundi uang. Masalahnya, banyak masyarakat yang justru mencoba meraih tumpukan uang dengan cara instan seperti membeli tiket lotere.  Hal yang harus disadari banyak masyarakat adalah mereka hidup di dunia nyata, bukannya fantasi-fantasi semua di dunia novel. Berkaca dari pengalaman sejumlah orang kaya yang sukses dari usahanya sendiri, berikut adalah 9 jalan menuju kemewahan yang tak salah untuk dicoba seperti dikutip dari laman Business Insider, Minggu (5/1/2014):

1. Mulai dari kosong dan bekerja keras di lingkungan yang penuh persaingan
Banyak orang sukses yang memulai kekayaan dari nol dan terus berjuang setiap hari untuk mewujudkan mimpinya menjadi orang kaya. Pendiri dan CEO Starbuck Hoard Schultz dan CEO Goldman Sachs Lloyd Blankfein semula berasal dari lingkungan keras di Amerika Serikat, Brooklyn. Persaingan dan kemalangan seringkali melahirkan pemimpin-pemimpin besar.
2. Kerjakan apa yang Anda sukai dan berdoa bisa menjadikannya sebagai bisnis
Pendiri Apple Inc, Steve Jobs pernah berkata, "Satu-satunya jalan untuk menciptakan kerja bagus adalah mencintai apa yang Anda kerjakan. Jika Anda belum menemukannya, teruslah mencarinya. Jangan berhenti." Ungkapan ini tampaknya benar. Jika Anda mengikuti hasrat begitu pula konsumen Anda, uang akan mengalir dengan sendirinya
3. Ikuti jalan meraih sukses di bisnis teknologi
Industri berteknologi tinggi telah banyak membawa kekayaan bagi jutaan orang. Tak hanya para eksekutif, sektor ini juga telah banyak menciptakan hartawan dari kalangan orang biasa. Sebagai contoh, Microsoft telah melahirkan sekitar 12 ribu jutawan dari kalangan pegawainya. Alasannya sederhanan, bisnis startup telah menjadi rumah untuk menciptakan uang.
4. Bangun bisnis sendiri dan hidup seperti rahib
Dua pertiga miliarder di Amerika Serikat adalah wirausahawan. Sebagai besar para hartawan adalah pemilik bisnis kecil yang hidup sederhana, menginvestasikan uang, dan tak pernah menerima warisan apapun.
5. Ambil Risiko, Jangan Takut Salah, dan Percaya Diri
Kebanyakan masyarakat mengambil risiko yang sebetulnya tak selayaknya mereka tempuh. Cobalah mengambil risiko dengan cerdas, sesuatu yang bisa Anda kelola. Percayalah pada kekuatan diri sendiri. Tak ada orang yang maju karena bermain aman.
6. Jangan takut berkorban
CEO Yahoo, Marissa Mayer merupakan salah satu sosok Workoholic yang menghabiskan 90 jam sepekan untuk bekerja. Kegilaan yang sama dilakukan Elon Musk yang menjalankan dua perusahaan. Hal serupa dialami Steve Jobs kala menjalankan perusahaan Apple dan Pixar.
7. Bangun keberuntungan Anda sendiri
Dikatakan bahwa keberuntungan merupakan kombinasi dari peluang dan kesiapan. Ketika Anda sering kali merasa beruntung, tak salah jika Anda juga tak berhenti mencari peluang dan tak ragu mencarinya.
8. Tetaplah menikah
Salah satu pembunuh dari kekayaan adalah gono gini. Coba bayangkan, setiap kali Anda bercerai pasti ada pembagian harta kekayaan. Perceraian adalah jalan menuju kemiskinan. Itulah mengapa perceraian lebih banyak terjadi pada masyarakat melarat atau sangat kaya. Jika Anda berada di tengah-tengah, lupakan niat bercerai.

9. Sebar investasi Anda
Anggapan yang memang kuno namun seluruhnya benar. Berinvestasi dalam berbagai jenis instrumen lebih baik daripada Anda menyimpannya dalam satu kantong yang sama. Langkah ini memang membutuhkan waktu dan tenaga, namun hasil yang dituai cukup besar. Simpan dana Anda, investasinya secara bijak dan beragam. (Shd) (Shd)


VIII.            8 Pekerjaan yang Bisa Bikin Gendut
Temuan menarik soal pekerjaan kantoran datang dari survei yang digelar lembaga karir, CarreerBuilder dan Harris Interative. Hasil survei dari dua lembaga itu menemukan sejumlah pekerjaan ternyata dapat menambah berat badan para pelakunya. Seperti dikutip dari Business Insider, Kamis (27/2/2014), pada dasarnya, setiap pekerjaan dapat menganggu kesehatan pribadi termasuk duduk seharian menghadapi layar komputer. Lingkungan kerja ternyata tak hanya menganggu kesehatan tapi juga dapat menambah berat badan. Dalam survei yang diikuti lebih dari 3.600 pegawai itu, 55% pegawai mengaku bertambah gendut setelah melakoni profesinya. Sementara 41% di antaranya menyatakan beratnya bertambah besar setelah melakukan pekerjaannya di kantor dalam beberapa waktu.  Berikut delapan pekerjaan yang diakui para partisipan dapat menambah berat badannya:
1.      Asisten administrasi :Jumlah partisipan yang menyatakan dirinya bertambah gemuk: 69%
2.      Insinyur :Jumlah partisipan yang menyatakan dirinya bertambah gemuk: 56%
3.      Guru :Jumlah partisipan yang menyatakan dirinya bertambah gemuk: 51%
4.      Perawat:Jumlah partisipan yang menyatakan dirinya bertambah gemuk: 51%
5.      Manajer IT:Jumlah partisipan yang menyatakan dirinya bertambah gemuk: 51%
6.      Hakim, pengacara dan pegawai hukum:Jumlah partisipan yang menyatakan dirinya bertambah gemuk: 48%
7.      Operator mesin dan produksi:Jumlah partisipan yang menyatakan dirinya bertambah gemuk: 45%
8.      Ilmuwan :Jumlah partisipan yang menyatakan dirinya bertambah gemuk: 39% .




 IX.            3 Cara Hindari Stres Sebelum Mulai Bekerja
Setiap pagi, tak jarang banyak orang sudah merasakan stres bahkan sebelum tiba di kantor. Seringkali terlambat bangun, kemacetan di jalan ke kantor atau masalah dari hari sebelumnya membuat Anda merasa stres sebelum memulai kerja. Seperti mengutip laman Inc.com, Senin (12/1/2014), tak perlu khawatir lagi, banyak cara yang bisa Anda terapkan guna mengurangi rasa stres dalam menjalani rutinitas sehari-hari. Salah satunya adalah dengan menjadwalkan diri bangun 30 menit lebih awal sebelum memulai pekerjaan. Dengan begitu, pikiran Anda dapat lebih tenang saat menghadapi kepenatan di perjalanan menuju kantor. Lengkapnya berikut tiga cara yang bisa digunakan untuk menghindari stres sebelum memulai pekerjaan di pagi hari:
1. Jangan hanya memikirkan gaji
Sebelum berangkat ke kantor, penting bagi Anda untuk mengubah tujuan bekerja pribadi dan tidak melulu untuk materi semata. Belajarlah untuk fokus pada orang-orang di sekitar Anda seperti bergaul dengan rekan kerja di kantor.
Kegiatan tersebut dapat menjadi salah satu cara terbaik untuk menenangkan diri Anda sebelum memulai kerja di pagi hari.
2. Ingat resolusi Anda di tahun baru
Setiap orang memulai pekerjaannya di bulan Januari dengan berbagai resolusi tahun baru. Jangan menjadikan resolusi tersebut sebagai beban berat yang harus terus dikejar selama 12 bulan hingga akhir tahun. Sebaliknya, jadikan resolusi itu sebagai motivasi bagi Anda sebelum memulai pekerjaan.
3. Apresiasi karyawan Anda
Jika Anda memegang jabatan sebagai atasan di kantor, mulailah untuk lebih sering mengucapkan terima kasih pada pegawai di kantor. Sebaliknya, jika pekerjaan pegawai Anda tidak memuaskan, jangan ragu-ragu untuk melepasnya. Dengan begitu, beban pikiran Anda saat bekerja tidak akan terlalu berat.


    X.            6 Trik Biar Lebih Bahagia Waktu di Kantor
Padahal mengutip laman careerealism, Senin (5/1/2014), mengubah perasaan dan suasana hati menjadi lebih bahagia di kantor merupakan hal yang sangat mudah. Semuanya sangat tergantung pada cara Anda menyikapinya.
Faktanya, perasaan bahagia sangat membantu Anda di tempat kerja karena mampu meningkatkan reputasi karir pribadi. Optimisme yang dihasilkan rasa bahagia di kantor dapat membuat Anda mampu beradaptasi dan menyelesaikan masalah dengan cepat. Selain itu, para pegawai yang senang dengan pekerjaannya akan menerima timbal balik yang lebih baik dari bos dan rekan kerja di kantor.

Untuk itu, berikut enam cara agar lebih bahagia di tempat kerja:
1. Jangan larut dalam emosi
Saat merasa kecewa di kantor perihal pekerjaan atau hubungan dengan rekan kerja, jangan melarutkannya dengan perasaan sedih. Sebaliknya, temukanlah sisi lain yang bisa membuat Anda merasa lebih baik.
Mungkin di tempat kerja Anda tidak menunjukkan prestasi yang luar biasa tapi cara Anda menghadapi masalah justru mengangkat profik pribadi di hadapan orang lain yang benar-benar peduli.

2. Gunakan bahasa yang positif
Dalam konteks profesional, kata-kata Anda di telepon, e-mail dan saat berkomunikasi tatap wajah memiliki pengaruh yang besar bagi perasaan orang lain. Maka gunakanlah ucapan yang positif saat tengah menjalani rutinitas di kantor. Misalnya, saat menerima instruksi dari atasan, lebih baik ucapkan "Dengan senang hati saya akan melakukannya" dibandingkan "Baik saya kerjakan".

3. Ceriakan diri Anda
Tulislah sepuluh pernyataan yang akan Anda katakan jika rekan kerja di kantor tengah jenuh dengan karirnya. Misalnya, tulislah pernyataan seperti "Anda sudah melakukan yang terbaik, dan pasti bisa lebih baik lagi di kemudian hari".
Di titik tertentu, saat Anda yang justru penat dengan kesibukan di kantor, bacalah 10 pernyataan yang pernah Anda tulis. Berupayalah untuk menceriakan diri sendiri sebelum melakukannya pada orang lain.

4. Berhenti mengeluh
Keluhan bersifat menular. Mengeluh dapat membuat diri Anda merasa lebih buruk dan rekan kerja Anda juga akan terpengaruh serta memiliki persaan serupa.
Jika Anda tidak bisa menemuka kata-kata yang bersifat konstruktif dalam mengahadapi masalah atau tantangan pekerjaan, lebih baik diam. Bersikap ceria dalam menghadapi berbagai tantangan akan mendorong reputasi karir dan profesi Anda.

5. Beristirahat
Jika tengah memiliki suasana hati yang tidak menyenangkan di kantor, sempatkan waktu Anda selama lima menit untuk sekadar bermain `game` yang Anda sukai. Kegiatan seperti itu, dapat membuat suasana hati terasa lebih baik.

6.Memuji orang lain
Saat Anda melihat rekan kerja di kantor menyelesaikan pekerjaan dengan baik, pujilah dirinya. Pujian tersebut dapat menjadi bumerang dan berbalik positif pada kinerja Anda di kantor.




 XI.            10 Aktivitas yang Wajib Dilakukan di Hari Kerja
Setelah bekerja seharian, pernahkah Anda merasa apa yang dilakukan belum optimal? Penyebabnya mungkin karena terdapat beberapa hal yang Anda abaikan saat berada di kantor. Padahal kegiatan tersebut justru berperan penting menopang karir Anda. Seperti dikutip dari Business Insider, Senin (30/12/2013), Anda seringkali lupa membalas pesan singkat (SMS) yang dikirimkan teman atau sahabat saat tengah bergelut dengan pekerjaan. Padahal menjaga hubungan dengan teman merupakan bagian penting dalam kehidupan profesional.
Tetapi kadang, mayoritas dari para pegawai merasa kehilangan banyak waktunya untuk sekadar berkirim SMS atau surat elektronik (email) ke kerabat. Untuk Anda yang merasakan masalah tersebut, CEO Careerealism J.T O'Donnell menyarankan Anda untuk menyusun agenda harian. Berbeda dengan lainnya, O'Donnell menyusun daftar kerja tersebut secara lengkap dan sederhana. Berikut sepuluh aktivitas yang wajib dilakukan di hari kerja:
1.      Rajin membaca artikel atau buku yang terkait dengan industri Anda.
2.      Menambah pengetahuan mengenai pengembangan bisnis.
3.      Saling berkirim email dengan kerabat lama.
4.      Kosongkan inbox email setelah banyak pesan masuk dalam sehari.
5.      Mengecek kemajuan tim kerja di kantor.
6.      Mengobrol dengan karyawan lain di luar konteks pekerjaan.
7.      Mengkaji tiga target kerja utama untuk perusahaan dan fokus pada perkembangannya.
8.      Lakukan satu pekerjaan penting untuk mendukung Anda mencapai ketiga target tersebut.
9.      Menulis sedikitnya lima tulisan baru di jejaring sosial Anda.
10. Sisihkan sedikit waktu Anda untuk mengapresiasi dan menghargai apa yang telah dikerjakan selama seminggu.


XII.            Mengapa Pegawai Pria dan Wanita Susah Bekerjasama?
Kesenjangan sosial antara pria dan wanita ternyata masih menjadi salah satu penghambat produktivitas di tempat kerja. Jutaan pegawai seringkali merasa tertekan hingga berhenti dari pekerjaannya karena tak mampu bekerja secara efektif dengan lawan jenisnya. Dikutip dari Inc.com, Senin (23/12/2013), seringkali pemicu seorang pegawai berhenti bekerja bukan berasal dari rendahnya kemampuan yang dimilikinya. Penyebab mundurnya seorang pegawai justru sering kali muncul dari ketidaksanggupan menghadapi lawan jenis di kantor.
Selama puluhan tahun, dua pakar peneliti isu gender di tempat kerja Barbara Annis dan John Gray berusaha menghimpun informasi mengenai pola kerja pria dan wanita di dalam perusahaan. Keduanya bahkan telah melakukan ribuan wawancara pada para pegawai serta pejabat pria dan wanita di 60 perusahaan besar yang terdaftar dalam majalah Fortune 500.  Annis, penulis buku Men Are from Mars, Women Are from Venus mengatakan, wanita tidak terjun secara mendalam pada pekerjaannya seperti yang kebanyakan dilakukan pria. Pasalnya, wanita seringkali merasa gagasannya tidak dianggap dan kadang diacuhkan dari berbagai acara penting perusahaan. Di pihak berbeda, para pegawai wanita seringkali menganggap dirinya bekerja lebih keras daripada para pria untuk membuktikan kredibilitasnya. Tak jarang, kaum hawa ini meragukan kemampuan dan kompetensinya sendiri di kantor. Sebaliknya, para pegawai pria cenderung merasa nyaman dengan budaya kerja yang diterapkan perusahaan. Selain itu, para pria juga seringkali tak menyadari sikapnya dapat menyinggung pekerja perempuan di kantor. Di pikirannya, para wanita dapat bekerja sesuai dengan caranya menuntaskan pekerjaan.  "Pria dan wanita memang bekerja dengan cara yang berbeda. Mereka memiliki cara pandang dan pengalaman yang berbeda. Tetapi bagi saya, itu bukan hal yang buruk," jelas Nicole Williams, pakar karir Menurut William, faktor yang membuatnya berdampak negatif adalah perbedaan ekspektasi dan aturan yang diterapkan sesuai dengan karakter masing-masing pegawai. Hingga saat ini, para pegawai wanita masih merasa lelaki memperoleh lebih banyak keuntungan kerja dibandingkan dirinya. Untuk menciptakan hubungan yang lebih produktif, para pria dan wanita harus berhenti memandang semua urusan pekerjaan dari perspektif masing-masing. Selain itu, para atasan juga harus mampu menjembatani diskusi dan perdebatan yang sehat antara pegawai wanita dan pria di perusahaannya.



XIII.            5 Cara Habiskan Libur Akhir Pekan Tanpa Ingat Kerjaan
Saat ini kebanyakan pegawai mulai sulit membedakan mana hari libur dan kerja. Artinya saat sedang bekerja, para pekerja seringkali memikirkan waktu libur. Uniknya saat sedang libur di hari Sabtu dan Minggu, karyawan tersebut justru sibuk memikirkan pekerjaan di hari Senin. Seperti dikutip dari The Simple Wisdom, Sabtu (21/12/2013), Anda harus mulai memahami dan membedakannya. Di hari libur, pastikan Anda punya cukup waktu untuk bersenang-senang dan menikmatinya. Agar bisa terlepas dari situasi kerja di libur akhir pekan, berikut 5 cara sederhana melakukannya:

 1. Tuntaskan semua pekerjaan di hari Jumat
Sulitnya berlibur pada Sabtu karena Anda seringkali gagal menyelesaikan seluruh pekerjaan di hari sebelumnya. Pikirkan seluruh pekerjaan yang cenderung terlintas di akhir pekan. Sebut saja, Anda harus menyelesaikan laporan di hari Senin, pastikan semuanya telah selesai pada Jumat malam, Dengan begitu, dua libur akhir pekan Anda tak akan terganggu. Lakukan semua rencana yang Anda inginkan guna menekan rasa stress.
2. Beritahu rencana liburan ke rekan kerja
Biasanya saat berlibur, Anda harus terganggu dengan deringan telepon atau SMS dari rekan kerja yang bertanya soal pekerjaan. Sebaiknya, di hari kerja, Anda memberitahu teman sekantor tentang berbagai kegiatan yang akan dilakukan di akhir pekan. Katakan di jam-jam tertentu Anda tak akan bisa dihubungi. Maka orang lain akan menghargai waktu libur Anda.

3. Buat daftar untuk berkata tidak
Banyak orang seringkali merasa kesulitan untuk berkata tidak pada orang lain karena takut mengecewakannya. Kadang ada orang yang sulit mengatakan tidak guna menghindari suasana yang tidak nyaman. Akan  tetapi Anda harus berani berkata tidak jika memang ingin memiliki waktui sendiri. Buatlah daftar kegiatan yang akan dan tidak mau Anda lakukan. Jadi saat seseorang mengajak Anda melakukan sesuatu, Anda cukup berkata tidak karena telah memiliki janji lain.

4. Ingat apa tujuan Anda bekerja
Mayoritas pegawai melupakan tujuannya bekerja saat sudah tenggelam ke dalam dunia karir. Kadang ketakutan dan pikiran akan pekerjaan justru membuat Anda sulit mencapai tujuan profesional pribadi. Maka cobalah ubah cara berpikir Anda agar bisa menikmati libur akhir pekan. Katakanlah dalam pikiran Anda, "Jika saya tak menikmati apa yang ada di depan saya sekarang, maka saya tak akan pernah bisa sukses secara profesional karena tak pernah bisa menikmati apa yang sedang saya miliki sekarang".

5. Relaksasi
Bernafas dalam-dalam dan menghembuskannya secara perlahan dapat membantu tubuh Anda lebih santai. Ulangi selama 5 hingga 10 kali di pagi hari saat sedang libur akhir pekan. Rasa tenang akan mengguyur pikiran dan hati Anda yang dapat membuat hidup terasa lebih nikmat.









XIV.            6 Cara Usir Rasa Malas Bekerja Setelah Berlibur
Bekerja setelah libur dua hari tentu mengundang rasa malas yang luar biasa. Terlebih lagi, hari Senin dikenal sebagai waktu yang paling menjenuhkan untuk memulai berbagai aktivitas di kantor. Namun seperti mengutip Fox News, Senin (23/12/2013), banyak cara yang bisa dilakukan guna menyiapkan diri menghadapi hari Senin dan tumpukan kerja di kantor. Dengan cara tersebut, Anda bisa mengubah perasaan malas tersebut menjadi semangat yang luar biasa.

Berikut enam cara usir rasa malas bekerja setelah berlibur:

1. Banyak bergerak di pagi hari
Semakin lama Anda bermalas-malasan di pagi hari, maka badan Anda akan semakin sulit bergerak. Jangan tunggu hingga sampai di kantor untuk mulai bergerak.  Awali hari Anda dengan berjalan-jalan atau sedikit berolahraga. Lakukan beberapa kegiatan yang dapat menyegarkan pikiran Anda sebelum bekerja.

2. Pikirkan hari Senin sebagai pelepas rasa stres
Siapa bilang hari libur selalu menyenangkan?. Hari libur juga bisa membuat badan Anda merasa sangat lelah dan pikiran menjadi jenuh. Tentu saja karena saat libur, Anda cenderung mengeluarkan banyak uang dan bertemu banyak orang. Maka saat kembali ke kantor di hari kerja, jadikan suasana kerja sebagai pelepas rasa stres setelah berlibur. Bekerja merupakan salah satu cara hebat untuk menyegarkan pikiran Anda.

3. Kerjakan saja
Semakin lama Anda memikirkan rasa malas menghadapi rasa Senin, semakin sulit Anda membangkitkan stamina dan pikiran pribadi. Berhentilah berpikir secara berlebihan, berangkat dan mulailah bekerja.

4. Coba sesuatu yang baru
Kadang-kadang sulit untuk kembali ke tempat kerja yang sering membuat Anda jenuh. Sebelum mulai bekerja, lakukanlah sesuatu yang baru yang dapat membuat Anda lebih bersemangat.

5. Mulai bekerja dengan rencana
Kembali ke kantor setelah berlibur selama dua hari akan sulit dilakukan tanpa rencana. Susunlah rencana kecil sebelum bekerja selama lima hari ke depan. Misalnya, Anda akan melakukan beberapa aktivitas menyenangkan setelah bekerja.

6. Ubah pola pikir pribadi
Selama beristirahat bekerja selama dua hari, manfaatkan waktu tersebut untuk memotivasi diri sendiri. Bermain dengan teman dan keluarga akan mengubah mood Anda lebih menyenangkan saat kembali ke kantor. Anggaplah suasana kerja di kantor seperti situasi bahagia di rumah Anda.



XV.            6 Kebiasaan Orang Sukses Menyambut Hari Senin
Bukan rahasia lagi, perasaan malas dan jenuh seringkali menghantui banyak orang saat menghadapi hari Senin. Maklum, dua hari sebelumnya para pegawai dibuai dengan situasi menyenangkan tanpa pekerjaan. Namun seperti dikutip dari news.com.au, Senin (16/12/2013), orang-orang sukses seperti Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama dan CEO Apple Tim Cook justru tak pernah menyiakan awal pekan untuk menggapai keberhasilannya saat ini. Memang, kemampuan dan kerja keras seringkali menjadi kunci pintu kesuksesan. Selain bekerja keras, berikut enam kebiasaan orang sukses dalam menghadapi hari Senin:
1. Bangun lebih pagi
Tak dapat disangkal, satu-satunya cara untuk memperoleh banyak waktu di hari Senin adalah dengan bangun lebih awal. Seringkali setelah melalui dua hari libur akhir pekan, bangun pagi memang agak sulit. Maka paksalah tubuh Anda untuk bangun lebih awal. Dengan waktu yang lebih banyak di pagi hari, Anda bisa langsung mempersiapkan diri untuk bekerja atau melakukan hal lain yang sifatnya lebih pribadi. Anda bisa sarapan dan berolahraga serta kegiatan menyenangkan lainnya guna meningkatkan semangat bekerja di awal pekan.
2. Bersyukur
Perasaan malas tampak telah menjadi makanan sehari-hari di minggu pagi. Bagaimana tidak, dua hari libur yang menyenangkan telah berakhir dan Anda harus kembali bekerja. Berbeda dengan yang lainnya, orang-orang sukses selalu bersyukur dan bahagia atas apapun yang telah dicapanya. Bahkan jika Anda masih berstatus pegawai biasa, peluang-peluang yang datang saat berkarir juga menjadi hal yang patut disyukuri. Saat malas pergi ke kantor di hari Senin, ingatlah sebagian lain bahkan tidak memiliki pekerjaan.
3. Merencanakan aktivitas kerja selama sepekan
Mayoritas orang menghabiskan waktunya di pagi hari dengan mengeluh. Andai saja ini bukan hari Senin, setidaknya itu yang sering diucapkan banyak pegawai sebelum berangkat ke kantor.  Daripada mengeluh, orang-orang sukses memanfaatkan waktu di pagi hari untuk menetapkan prioritas pekerjaan selama seminggu. Setelah itu para peraih keberhasilan ini menyusun jadwal kegiatan kerja sesuai dengan prioritas tersebut.
4. Jangan cek email di pagi hari
Benar adanya bahwa mengecek email pada Senin pagi bisa membuat Anda mengejar ketinggalan setelah libur selama dua hari. Akan tetapi, Senin bukan satu-satunya waktu yang tepat untuk mengecek email dalam seminggu. Bagi orang sukses, menghabiskan beberapa jam pertama di awal pekan hanya untuk menjawab email dapat berarti menyia-nyiakan waktu yang berharga. Dengan waktu tersebut, biasanya berbagai prioritas kerja dapat dituntaskan.
5. Olahraga
Meskipun bekerja setiap hari, tetapi rasa jenuh tak pernah berhenti hinggap di Senin pagi. Hal ini karena dalam benak Anda sepekan dengan berbagai tumpukan pekerjaan sudah di depan mata. Kondisi tersebut membuat anda enggan melakukan apapun sebelum berangkat kerja. Sementara bagi orang sukses, mengawali hari Senin dengan berolahraga dapat membuat pagi lebih ceria. Keceriaan tersebut yang kemudian menjadi tameng dalam menghadapi berbagai kejenuhan di awal pekan.
6. Jangan bekerja di hari libur
Melewati hari Senin dengan ceria nyaris tak mungkin digapai tanpa akhir pekan yang menyenangkan. Bekerja memang sangat penting jika Anda ingin sukses, tetapi hindarilah untuk melakukannya di akhir pekan. Tengok saja, orang sukses biasanya menjadikan akhir pekan sebagai waktu untuk menyenangkan diri sendiri. Libur akhir pekan menjadi waktu terbaik untuk menenangkan pikiran dari kejenuhan bekerja.

XVI.            Mau Diterima Kerja? Jangan Jelek-jelekan Kantor Lama
Keinginan besar untuk memperoleh pekerjaan baru seringkali membuat para pelamar kerja lupa diri. Banyak calon pegawai yang tak ragu mejelek-jelekan kantor lamanya guna menguatkan motivasi dia saat mencari pekerjaan. Sayangnya, banyak pengusaha tak berminat merekrut calon pegawai dengan karakter seperti itu. Seperti dilansir dari laman Business Insider, Rabu (13/11/2013), CEO Birchbox Katia Beauchamp adalah salah satunya. Dia mengaku dirinya tak akan pernah menerima calon pegawai yang membeberkan keburukan perusahaan lamanya saat sedang wawancara. Pemilik bisnis jual beli online ini mengatakan, dirinya lebih menyukai orang-orang yang bersikap positif.

"Jika mereka menggambarkan hal buruk dari pekerjaan lamanya, wawancara sebenarnya sudah selesai. Karena menurut saya, ini adalah pekerjaan mereka untuk membuat hidupnya lebih bahagia," ungkap Beauchamp.

Menurut wanita yang mencapai kesuksesan di usia muda ini, seseorang yang tak mampu merasa bahagia dengan pekerjaan sebelumnya, akan sulit untuk menciptakan lingkungan kerja yang menyenangkan di perusahaan manapun. Menurut dia, untuk menikmati sebuah pekerjaan, bukanlah kantor yang menjadi persoalan, tapi bagaiman seseorang melakoni perannya di perusahaan.

"Jika dia tidak bisa menemukan apa yang disukainya di kantor lama, maka dia juga tak bisa menemukannya di sini (BirchBox)," tegas Beauchamp.

Pengusaha yang sukses menjual aksesoris dan komestik wanita secara online ini jauh lebih menyukai para calon pegawai yang banyak bersyukur. Pelamar kerja yang bersikap optimis dan berjanji akan bekerja sekuat tenaga berada dalam prioritas Beauchamp untuk direkrutnya.

"Kadang saya mencoba menakuti mereka tentang betapa sulitnya bekerja di sini, dan kani tidak memiliki buku instruksi menjalankan pekerjaan. Tapi selama calon pegawai yang datang berambisi dan bersikap positif selama wawancara, pintu masuk Birchbox terbuka untuk mereka," tandasnya.

XVII.            5 Trik Agar Hari Senin Lebih Ceria
Meski terdapat 52 hari Senin dalam setahun, tapi rasa malas menghadapinya nyaris sulit untuk dihilangkan. Pasalnya, dua hari libur yang penuh kebebasan harus berakhir di hari tersebut. Tetapi seperti dikutip dari Finer Minds, Senin (9/12/2013), Anda masih bisa menyulap hari Senin menjadi lebih ceria meski dihadapkan dengan tumpukan pekerjaan. Yang paling penting, pastikan Anda menyiapkan diri di pagi hari saat menghadapi awal pekan. Berikut lima trik yang dapat membuat hari Senin lebih ceria:
1. Jangan minum kopi di pagi hari
Saat memulai hari setelah berlibur selama dua hari, sebaiknya Anda menghindari minum kopi di pagi hari. Terlalu banyak kafein dapat membuat tubuh Anda mengalami dehidrasi. Selain itu, Anda bahkan berisiko merasa lebih cepat lelah saat bekerja. Sebelum bekerja, pilihlah minuman seperti teh hijau daripada kopi.
2. Banyak minum air putih
Memasuki awal pekan merupakan waktu yang tepat mengisi tubuh Anda dengan cairan. Air putih dapat membantu Anda terhindar dari racun penyebab sakit mengingat sebagian besar pegawai cenderung memanjakan dirinya dengan mengkonsumsi apapun di akhir pekan. Maka saat hari Senin datang, minumlah banyak air putih untuk mengembalikan stamina Anda.
3. Olahraga
Tidurlah lebih awal pada Minggu malam dan bangun lebih cepat di hari Senin untuk berolahraga. Sekadar berjalan-jalan di sekitar taman atau rumah Anda dapat membantu membangkitkan energi saat bekerja. Selain itu, pikiran Anda juga menjadi lebih positif saat menghadapi tumpukan pekerjaan di siang harinya.
4. Konsumsi makanan bernutrisi
Pastikan Anda menyertakana buah dan sayuran sebagai menu makan siang di hari Senin. Dengan begitu, Anda bisa mengimbangi makanan kurang sehat yang biasa dikonsumsi di hari libur. Meminum air putih hangat yang dicampur dengan perasan lemon di pagi hari dapat berdampak positif bagi keseharian Anda. Tak hanya itu, sarapan roti, telur rebus, buah segar dan yogurt juga dapat membuat tubuh Anda lebih siap menghadapi pekerjaan di hari Senin. Saat makan siang, usahakan konsumsi cemilan ringan yang sehat. Mengunyah cokelat di sore hari tampaknya ide bagus untuk dilakukan di sela aktivitas Anda.
5. Susun agenda kerja
Meskipun ada 52 hari Senin dalam setiap tahun, tapi perasaan malas menghadapinya nyaris tak pernah hilang. Sebagai hari pertama kerja setelah libur akhir pekan, Senin biasanya menjadi jembatan dari berbagai aktivitas menyenangkan ke sejumlah rapat penting di kantor. Maka buatlah rencana kerja selama lima hari dengan urutan prioritas yang tepat.Dengan agenda tersebut, Anda akan lebih tenang dalam mengerjakan sejumlah beban kerja selama seminggu. Jangan lupa untuk memulainya dengan menarik nafas panjang. 


XVIII.            4 Cara Menyulap Agar Hari Senin Seperti Jumat
Dalam sepekan, hari Jumat menjadi waktu yang paling ditunggu-tunggu sebagian besar karyawan. Alasannya, tentu saja karena para pegawai tengah menyambut datangnya dua hari libur akhir pekan.  Seperti dikutip dari Career Realism, Senin (25/11/2013), berbeda dengan hari Jumat, Senin justru menjadi hari yang paling enggan dihadapi para karyawan. Pasalnya, banyak pegawai yang menganggap hari Senin telah mengakhiri masa liburan dan santainya. Tak heran, libur akhir pekan memang menawarkan banyak aktivitas menarik, mulai dari berkumpul bersama teman-teman hingga berbelanja. Bahkan sebagian pegawai memilih untuk sekadar bermalas-malasan di rumah. Namun ternyata, Anda bisa mengubah perasaan malas di hari Senin menjadi lebih bersemangat seperti pada Jumat.

Berikut empat cara untuk membuat Senin terasa seperti hari Jumat saat berada di kantor:
1. Bersiaplah pada Jumat dan Minggu
Sebelum meninggalkan kantor pada Jumat sore, sisihkan waktu Anda untuk mempersiapkan diri menghadapi Senin. Buatlah daftar pekerjaan, kemudian urutkan sesuai skala prioritasnya.  Maka saat hari Senin tiba, Anda tinggal langsung menyelesaikannya. Jangan lupa, hal sepele seperti memberikan motivasi untuk diri sendiri juga penting dilakukan. Mulailah dengan menulis catatan-catatan kecil berisi pujian dan rasa syukur untuk diri sendiri. Sementara persiapan pada minggu malam dapat di mulai dengan menyiapkan seluruh pakaian yang akan dikenakan besok. Tentu saja, Anda juga harus menyiapkan sarapan sehat keesokan paginya.
2. Susun rencana menyenangkan di hari Senin
Bangun pagi di awal pekan akan terasa lebih mudah jika Anda memiliki rencana lain yang sangat menarik untuk dilakukan. Anda bisa mengajak teman-teman Anda berkumpul pada Senin malam usai pulang kerja.  Rencana jalan-jalan dan berbincang dengan sejumlah kawan, dapat membuat Anda lebih bersemangat menuntaskan semua pekerjaan di hari Senin. Bahkan tanpa teman pun, Anda  masih bisa melakukan kegiatan lain yang menyenangkan.
Nonton film di rumah sepulang kerja dapat menjadi motivasi tersendiri untuk melalui hari Senin di kantor. Sama seperti menghadapi akhir pekan di hari Jumat, Anda tentu punya banyak rencana menyenangkan untuk dilakukan keesokan harinya.
3. Kenakan pakaian favorit ke kantor
Ternyata berpakaian rapi dan menarik di hari Senin dapat membuat mood Anda lebih baik. Tak hanya itu, dengan pakaian yang tepat, Anda juga bisa merasa lebih percaya diri. Kenakanlah pakaian favorit Anda di awal pekan, dan rasakan sensasi yang berbeda saat melangkah ke kantor.  Bukan hanya pakaian, tapi warnanya juga bisa berdampak positif pada keseharian Anda. Sejumlah penelitian membuktikan, warna merah atau ungu dapat memberikan mood yang lebih baik pada penggunanya.
4. Selesaikan pekerjaan rumah tangga di akhir pekan
Salah satu yang membuat hari Jumat sangat menyenangkan adalah karena tugas Anda tak terlalu banyak. Lebih dari itu, Anda juga memiliki banyak waktu dan fleksibilitas kerja yang tinggi.  Faktanya, hari Senin juga bisa sama menyenangkannya dengan hari Jumat jika Anda tak memiliki tumpukan pekerjaan di awal pekan. Saat libur, baiknya selesaikan pekerjaan rumah Anda dan luangkan hari Senin Anda untuk pekerjaan di kantor. (Sis/Ndw)

XIX.            4 Trik Hindari Konflik dengan Rekan Kerja
Pernahkah Anda bertengkar dengan rekan kerja di kantor? Perselisihan dengan teman di tempat kerja pasti membuat Anda enggan pergi ke kantor. Terlebih lagi seperti dikutip dari careerealism, Rabu (4/12/2013), suasana kerja di kantor menjadi tak nyaman dan mengganggu Anda menuntaskan seluruh pekerjaan. Tak ada satupun pegawai yang dapat bertahan bekerja di tengah situasi penuh konflik.
Maka untuk menghindari konflik dengan teman sekantor, berikut empat cara ampuh yang bisa dilakukan para pegawai di tempat kerja:

1. Bersikap dewasa
Tak ada satu pun orang yang senang terlibat konflik di tempat kerja. Salah satu cara untuk menghindarinya adalah dengan bersikap dewasa. Saat merasa tersinggung di kantor, dekatilah rekan kerja Anda dan katakan permasalahan yang sesungguhnya. Memang, membicarakan seseorang di belakang lebih mudah dan itu merupakan salah satu tanda Anda belum dewasa.

2. Cari waktu yang tepat untuk bicara
Saat berselisih paham dengan rekan kerja di kantor, carilah waktu yang tepat untuk membicarakannya. Jika teman sekantor tengah sibuk mengejar deadline, sebaiknya Anda bersikap bijak dengan tidak memaksanya bicara. Aksi tersebut hanya membuat kondisi semakin runyam.

3. Jangan suka menuduh
Dalam menghadapi teman Anda, hindari untuk menuduh sebelum ada bukti yang tepat. Berbicaralah dengan kata-kata yang tidak menyulut masalah yang lebih besar.

4. Saling membantu
Jangan pernah menunjukkan Anda tengah bermasalah dengan rekan kerja di hadapan atasan Anda. Sebaiknya, Anda berusaha membantunya lalu membahas apa yang bisa dilakukan agar Anda dan rekan kerja tidak terjerumus ke dalam konflik berkepanjangan. (Sis/Ndw) (Ndw)


XX.            Ingin Punya Banyak Uang? Kuasai 3 Keahlian Ini
Memperoleh gaji besar tentu menjadi impian banyak pegawai. Namun seringkali, pekerjaan yang diperolehnya tak bisa memberi Anda bayaran yang besar. Bahkan, kadang dengan jabatan yang sama,  Anda dapat memperoleh gaji yang lebih rendah dari rekannya. Seperti dikutip dari Careerealism, Senin (2/12/2013), tak jarang pula saat melamar kerja, perusahaan menawarkan gaji yang lebih rendah dari yang Anda ajukan. Agar diterima kerja, kebanyakan calon pegawai menerima keputusan perusahaan begitu saja. Terbukti, banyak sekali orang berbakat dan terampil dalam bekerja tapi tak mampu menerima upah tinggi. Kenyataannya, sejumah orang belum menyadari fakta bahwa tak ada perusahaan yang membayarnya dengan gaji tinggi hanya karena dirinya orang baik dan bekerja dengan benar. Artinya, bukan hanya keterampilan bekerja atau memiliki karakter menyenangkan yang dapat membuat Anda mendapat bayaran dalam jumlah besar. Tetapi terdapat sejumlah kemampuan lain yang justru tidak secara profesional harus Anda kuasai guna meraup lebih banyak uang saat berkarir. Jelasnya, berikut tiga kemampuan yang bisa membuat Anda mencetak uang lebih banyak:
1. Kemampuan untuk bernegosiasi untuk memperoleh lebih banyak bayaran.
2. Memahami cara menjual kemampuan sendiri secara efektif.
3. Yakin Anda memang pantas mendapatkannya.

XXI.            Susah Cari Kerja? Lakukan 4 Hal Ini
Persaingan dalam mencari pekerjaan semakin hari semakin ketat. Bahkan para pelamar berkompetensi tinggi pun masih jarang memperoleh panggilan dari perusahaan yang diminatinya. Tak perlu khawatir, masih banyak hal yang bisa Anda lakukan selama mencari kerja. Seperti dikutip dari Careerealism, Jumat (29/11/2013), saat ini, banyak perusahaan yang kesulitan menerima pegawai dengan kemampuan kerja yang diharapkan. Maka para pelamar kerja perlu meningkatkan kemampuan dan rasa percaya diri sebelum mengirimkan surat lamaran ke perusahaan. Untuk itu, berikut empat hal yang perlu dilakukan jika Anda kesulitan mencari kerja:

1. Tingkatkan kemampuan kerja
Pelajari kemampuan yang masih belum Anda miliki untuk masuk ke perusahaan yang diinginkan. Selama menganggur, pastikan Anda belajar banyak hal untuk meningkatkan kemampuan kerja pribadi. Saat ini, banyak sumber-sumber online termasuk tutorial untuk melengkapi keterampilan kerja. Jangan lupa mempraktekannya, maka kemampuan Anda semakin terasah.

2. Menambah jaringan
Terdapat dua bagian dalam membentuk jaringan karir yaitu, menghubungi teman-teman lama dan mencari kawan baru. Semua hal itu tergantung pada impian karir Anda. Berhubungan dengan orang baru dapat dilakukan dengan cara mengikuti acara-acara seminar atau workshop. Di sana Anda dapat bertemu dengan perwakilan dari sejumlah sektor industri. Penting bagi Anda berhubungan dengan teman-teman lama baik lewat email atau langsung meneleponnya. Tak menutup kemungkinan, salah satu orang yang dihubungi dapat menjadi jembatan untuk menemukan karir yang tepat.

3. Menjadi pekerja lepas
Beberapa pencari kerja biasanya tertarik untuk menjadi pekerja lepas. Cara ini dapat membantu meningkatkan kemampuan, jaringan kerja, pendapatan dan pastinya kepercayaan diri.

4. Aktif di media online
Tak perlu langsung di dunia nyata, biasakan untuk aktif juga di media online. Lewat jejaring sosial, seperti Twitter, Blog, Facebook, LinkedIn, Anda dapat menunjukan profil pribadi yang dapat menunjang karir. Jika Anda memiliki Twitter, follow perusahaan-perusahaan yang Anda minati dan pelajari profilnya.


XXII.            5 Kesalahan Saat Memakai Uang
Bukan rahasia lagi, uang menjadi kebutuhan utama banyak orang. Meski begitu, masih banyak orang yang menghabiskan uangnya tanpa tujuan yang jelas. Parahnya, keliru mengelola uang justru dapat mengakibatkan Anda terlilit utang.
Seperti dikutip dari Forbes, Kamis (28/11/2013), untuk mencegahnya, sebaiknya Anda mulai mencari tahu kesalahan pengelolaan uang yang sering dilakukan. Setelahnya, belajarlah untuk mengubah sikap Anda sebagai solusi untuk mengatasi kesalahan tersebut. Bagi Anda yang kesulitan mengelola uang, berikut lima kesalahan penggunaan uang yang sering dilakukan dan solusi untuk mengatasinya:
1. Tak punya anggaran pengeluaran
Untuk mencapai berbagai target pengeluaran, Anda perlu memiliki anggaran belanja pribadi. Sayangnya, banyak yang tak mau meluangkan waktu untuk menyusunnya. Akhirnya, Anda tak bisa memilih hal mana yang paling prioritas untuk dibeli. Tanpa anggaran, Anda mungkin bisa berakhir memiliki banyak utang.

Solusi: Saat menerima gaji, susunlah daftar belanja pribadi. Tulis berbagai pengeluaran yang akan mengurangi pendapatan Anda. Jangan lupa, sisihkan sekitar 20%-30% tabungan Anda untuk menabung atau membayar utang. Jika masih kesulitan membaginya, batasi uang tunai yang Anda bawa.

2. Tak punya dana darurat

Saat baru menerima gaji bulanan, banyak dari Anda menghabiskannya untuk berbagai keperluan sehari-hari. Tapi hati-hati, banyak kejadian tak terduga di tengah bulan seperti sakit, mobil rusak, atau kecelakaan.  Kejadian tak terduga tersebut justru dapat membuat Anda jadi berutang. Banyak orang yang akhirnya harus membayar bunga besar karena membutuhkan pinjaman dalam waktu dekat.
Solusi: Pastikan Anda memiliki tabungan untuk menghadapi kondisi-kondisi darurat yang tidak diperkirakan akan terjadi sebelumnya.

3. Tak punya target simpanan dana pensiun

Banyak pegawai yang menyadari pentingnya tabungan pensiun. Sayangnya, banyak karyawan yang tak memiliki target jumlah simpanan yang harus disiapkan dalam menghadapi pensiun. Kegiatan tersebut sama dengan membidik tanpa target. Akhirnya, proses menabung dan berinvestasi menjadi tidak efektif.

Solusi: Anda bisa menggunakan kalkulator penghitungan dana pensiun yang saat ini mulai marak tersedia di sejumlah situs online. Dengan begitu, Anda dapat mengetahui berapa jumlah yang perlu Anda siapkan.

4. Tak punya rencana pembelian properti
Memasuki babak baru kehidupan setelah menikah, setiap orang tentu ingin tinggal di rumah sendiri. Untuk mempermudah mendapatkannya, Anda perlu membuat rencana pembelian properti.
Solusi: Konsultasikan rencana pembelian properti Anda pada perencana keuangan guna mendapatkan informasi yang tepat, khususnya soal pembelian rumah.

5. Tak punya asuransi jiwa
Memiliki asuransi jiwa sangat penting mengingat tak ada yang tahu kapan seseorang bisa meninggal. Bahkan tak sedikit kemungkinan Anda bisa mengalami kecelakaan yang menyebabkan kelumpuhan. Pembayaran asuransi memang menuntut kesabaran dari penggunanya mengingat butuh waktu hingga bertahun-tahun untuk melunasinya.
Solusi: Jika perusahaan Anda menawarkan asuransi jiwa, pastikan Anda mengikutinya. Selain itu, dapatkan informasi lengkap mengenasi proses pembayaran dan jumlah yang akan Anda terima setelahnya. (Sis/Ndw)


XXIII.            8 Rahasia Kecil soal Uang
Bicara soal uang memang tak ada habisnya. Hampir setiap orang mengincar dan membutuhkannya. Sayangnya, masih banyak orang yang bersikap boros dan membuang-buang uang sesukanya untuk apapun yang dia inginkan. Sementara melansir laman The Richest, Senin (18/11/2013), tanpa tekanan finansial, sebagian besar orang cenderung menghabiskan seluruh uang yang dimilikinya. Padahal dalam menjalani keseharian, selalu saja ada sejumlah kejadian tak terduga yang bisa menguras dompet Anda. Kendati sudah menghasilkan uang sendiri, baiknya Anda mulai berpikir bijak dalam menggunakannya. Pikirkan bagaimana caranya agar Anda bisa menghabiskan masa tua Anda dengan bahagia tanpa kekurangan uang. Berikut 8 rahasia kecil tentang uang dan cara menggunakannya:

1.      Anda perlu menyimpan uang untuk pensiun
Banyak kaum muda yang menyepelekan pentingnya menabung sejak dini. Tentu saja, karena masih terlalu lama untuk sampai ke waktu tersebut. Mulailah menyimpan uang dari sekarang karena meski masih jauh mencapai hari tua, tapi Anda juga bisa memanfaatkannya kala darurat. Simpanlah uang sebanyak mungkin. Anda pasti membutuhkannya di masa depan.
2.      Punya tujuan menggunakan uang
Apa yang akan Anda lakukan lima atau 10 tahun mendatang? Anda mungkin berpikir pertanyaan tersebut terlalu kuno. Faktanya, Anda harus menjawabnya dengan serius dan tentukan tujuan penggunaan uang di masa depan. Bisa dalam bentuk liburan, menikah atau melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Sejak masih muda, Anda harus mulai mengira-ngira berapa kebutuhan uang yang diperlukan. Jangan takut untuk berinvestasi jika hal itu bisa membantu Anda menggapai cita-cita di masa depan.
3.      Anda harus punya uang untuk keadaan darurat
Atap rumah bocor, sakit atau bahkan kecelakaan merupakan berbagai insiden yang tak bisa diduga. Dalam kondisi tersebut, Anda perlu memiliki dana darurat agar bisa bertahan. Pastikan setiap bulan, Anda menyisihkan sebagian uang Anda untuk dana darurat. Jangan pernah gunakan uang tersebut sampai Anda benar-benar dalam kondisi terjepit.
4.      Belajar membuat prioritas pengeluaran
Biaya pengeluaran untuk hidup seolah tak pernah habis, mulai dari membeli pulsa internet sampai asuransi. Asuransi, koran harian atau koneksi internet merupakan berbagai hal yang harus Anda bayar.Meski Anda terikat utang sekalipun, pastikan Anda memiliki prioritas pengeluaran, mana yang harus didahulukan. Jangan membayar tagihan berdasarkan jumlah yang terbesar terlebih dulu. Namun lihat mana yang harus didahulukan untuk dilunasi saat punya uang nanti.
5.      Jangan terburu-buru beli barang mewah
Saat Anda mulai menghasilkan uang, berbagai keinginan mulai bermunculan termasuk membeli sejumlah berang mewah. Hati-hati, kendati Anda memiliki uang yang cukup, hindari pengeluaran yang berlebihan. Sebut saja, jika Anda membeli mobil, Anda juga harus memikirkan perawatannya, bahan bakarnya, dan berbagai biaya lainnya. Terlebih dahulu, pastikan kantong Anda siap membeli barang-barang mewah yang Anda impikah.
6.      Jangan seenaknya ambil uang di ATM
Kartu debit atau kartu ATM seringkali membuat Anda terlena untuk mengambil uang kapanpun dan dimanapun Anda mau. Namun ingatlah, jangan mengambil lebih dari yang Anda butuhkan. Jika itu terjadi, kenyamanan akan berubah menjadi utang yang menumpuk.
7.      Jangan boros saat pakai uang
Jiwa muda seringkali membuat Anda tak bsia mengendalikan diri. Setiap kali memegang uang, Anda tak tahan ingin berbelanja. Pastikan Anda hanya memakai uang untuk memenuhi kebutuhan yang memang penting. Fokuslah pada apa yang Anda butuhkan bukan pada apa yang diinginkan.
8.      Jadi kaya bukan hal instan
Setiap orang ingin kaya dalam waktu singkat. Tapi kalau Anda tak lahir dari keluarga miliarder, maka kerja keras menjadi satu-satunya cara untuk menjadi kaya. Tak hanya bekerja keras, Anda juga harus sabar menjalani semua prosesnya. Buktinya, orang-orang yang ingin kaya mendadak justru lebih sering menemukan kegagalan.


XXIV.            10 Tanda Karir Anda Sudah Buntu
Apakah Anda mulai tidak betah di kantor? atau pekerjaan yang terlalu mudah membuat Anda jenuh dan malas? Hati-hati, jika Anda menganggukan kepala untuk kedua pertanyaan tersebut, karir Anda tengah terancam. Seperti dikutip dari Forbes, Jumat (15/11/2013), karir Anda dalam waktu dekat akan menemui jalan buntu. Artinya, Anda tak memiliki banyak peluang untuk berkembang. Terlebih lagi jika atasan selalu menolak pendapat Anda. Situasi kerja yang membosankan juga bisa menjadi salah satu tanda kelamnya karir Anda di masa depan. Hampir setiap orang mengalami pengalaman yang sama saat menjalani karirnya masing-masing. Jenuh sekali rasanya menerima posisi dan situasi yang sama setiap hari. Tampaknya Anda hanya berjalan di tempat bahkan setelah Anda menyelesaikan tumpukan tugas sekalipun. Agar Anda tidak menemui jalan buntu saat berkarir, Anda harus pandai-pandai mengenali sejumlah tandanya. Berikut lima dari 10 pertanda karir Anda akan temui jalan buntu di masa depan:

1. Tak ada perubahan rutinitas
Pekerjaan Anda mungkin akan sama dengan tugas yang Anda emban lima tahun dari sekarang. Bahkan tujuan karir Anda tidak sejalan dengan profesi sekarang. Dua kondisi tersebut merupakan tanda bahwa karir Anda sulit untuk berkembang.

2. Pekerjaannya terlalu nyaman
Jika Anda terlalu nyaman dengan pekerjaan yang tengah dilakoni, sulit bagi Anda untuk mengembangkan karir. Artinya, semua pekerjaan bisa Anda atasi dan tak ada lagi yang perlu dipelajari. Dalam kondisi itu, mulailah untuk mencari pekerjaan yang lebih menantang.

3. Diperlakukan tak adil
Di kantor, Anda tentu tak bekerja sendiri dan tergabung dalam sebuah tim kerja. Saat menyadari rekan kerja di kantor mendapatkan lebih banyak peluang karir daripada yang Anda peroleh, Anda sedang diperlakukan tidak adil. Kondisi tersebut membuat Anda sulit untuk mencapai tujuan karir pribadi.

4. Setiap hari bagaikan hari Senin
Menghadapi hari Senin, kebanyakan orang merasa malas dan enggan bekerja. Tak antusias saat bangun pagi dan pergi ke kantor merupakan salah satu tanda terhambatnya karir Anda di masa depan. Tak ada hal yang membuat Anda senang di kantor juga merupakan  salah satu tandanya.

5. Gaji yang tak sesuai
Tanda lain yang menunjukkan tempat kerja sekarang tak bisa menjami karir Anda adalah gaji yang tak sesuai. Kompensasi yang diberikan perusahaan seharusnya sesuai dengan keahliann dan kemampuan Anda. Sebaiknya Anda mulai mencari pekerjaan lain dengan masa depan yang lebih cerah.

6. Bangun lebih pagi
Bangun lebih awal dapat membantu Anda menyegarkan pikiran sebelum bekerja. Bahkan bangun 15 menit lebih awal, bisa memberikan dorongan besar untuk memulai hari kerja. Semangat di pagi dapat meningkatkan kinerja Anda selama menyelesaikan berbagai tugas di kantor. Usai menyelesaikan seluruh pekerjaan, Anda juga bisa menghadiahi diri sendiri dengan pulang lebih awal.

7. Istirahat sejenak
Waktu istirahat berarti Anda harus berhenti kerja sama sekali. Tak perlu memeriksa email atau memikirkan pekerjaan. Setiap orang perlu mengisi tenaganya sebelum kembali berkutat dengan tumpukan tugas di kantor. Nikmati waktu istirahat dan kembalilah ke meja kerja dengan performa yang meningkat.

8. Berkomunikasi dengan efektif
Bagi Anda yang kesulitan menuangkan buah pikiran dalam bentuk tulisan, sebaiknya hindari mengirim email saat menyampaikan pesan penting. Cobalah berkomunikasi lewat telepon agar percakapan berjalan efektif. Namun jika cara itu masih belum berhasil, jadwalkan pertemuan tatap muka agar berbagai informasi yang bersifat profesional dapat tersampaikan dengan jelas.

9. Melakukan persiapan dengan matang
Sebelum terlibat rapat di kantor pastikan Anda memahami isi pembicaraan dalam pertemuan tersebut. Caranya, anda bisa melakukan sejumlah pengamatan terlebih dahulu. Saat bernegosiasi soal pekerjaan, Anda juga dituntut untuk mempersiapkan dengan matang.

10. Bersikap rendah diri
Kebanyakan saran dalam berkarir fokus pada pembentukan pribadi yang baik. Salah satu cara yang bisa meningkatkan performa kerja Anda di kantor adalah dengan bersikap rendah diri.

                                    Dikutip dari : http://bisnis.liputan6.com
                                    Kamis, 27 Maret 2014